WHAT'S NEW?
Loading...
Tampilkan postingan dengan label kotamalang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kotamalang. Tampilkan semua postingan
Alun-alun merupakan cerminan identitas suatu kota, sehingga tidak segan-segan pemerintah daerah mengeluarkan dana yang cukup besar untuk mempercantik wajah alun-alun sedemikian rupa agar kelihatan indah dan mampu menarik pengunjung. Sehingga tidak jarang pemerintah daerah menjadikan alun-alun sebagai icon kota atau daerah yang patut dibanggakan. Simbol daerah bisanya juga dipasang disana, Kota Batu misalnya menampilkan monument buah apel sebagai simbol kota begitu juga dengan kota-kota lainnya termasuk kota Malang. Penataan alun-alun bisa dikatakan mempunyai konsep yang hampir sama. Air mancur adalah bagian yang utama yang tidak bisa dihilangkan dari bagian alun-alun, disamping penataan taman dan fasilitas lainnya sebagai penunjang. Di Kota Malang memiliki dua alun-alun yaitu alun-alun jami’ (terletak didepan Masjid jami’ Malang) dan Alun-alun bunder yang berada di depan balai Kota Malang. Tetapi umumnya yang menjadi persinggahan wisata adalah alun-alun Jami’ meskipun tidak sedikit juga yang berkunjung ke alun-alun Bunder. Bersama keluarga atau rombongan pengunjung dari luar kota memanfaatkan alun-alun sebagai tempat persinggahan sekaligus melepas rasa penat setelah seharian berkeliling ke tempat
sumber: http://wisatamalang.com
Bagi Pembaca yang mempunyai hobby memelihara burung atau ikan hias atau mungkin membutuhkan hewan untuk praktikum pelajaran biologi, mungkin pasar Burung Kota – Splendid adalah tempat yang tepat untuk memenuhi hobby dan kebutuhan tersebut.

Selain itu pembaca juga dapat membawa si buah hati hanya untuk sekedar melihat-lihat dan mengenalkan hewan yang ada di sekitar kita, anggap saja sebagai “Kebun Binatang” mini dan gratis tiket masuk hanya membayar tiket parkir saja kalo kita membawa kendaraan bermotor. Ya.. bisa lah dianggap sebagai wisata gratis. -- Pasar Burung Splendid ini berada di jalan Brawijaya, dekat dengan jalan Mojopahit. Untuk dapat mencapai Pasar Burung Splendid ini, anda bisa naik angkot (mikrolet) jalur ADL kalo dari landung sari dan jalur GA kalo anda dari Arjosari atau Gadang.

Tidak jauh dari pasar burung ini terdapat pasar bunga yang menjual berbagai jenis bunga, baik lokal maupun Internasional. Harganya pun bervariasi, dari yang paling murah hingga yang paling mahal.

Di Pasar Burung Splendid ini terdapat banyak sekali binatang, khususnya ikan hias dan burung. Selain itu suasana yang sejuk dapat membuat kita merasa betah untuk berlama-lama disana sambil menikmati ikan hias.Selain ada pedagang yang menjual burung dan ikan hias, di Pasar Burung Splendid ini tersedia juga perlengkapan aquarium dan ubo rampenya untuk segala keperluan untuk hewan peliharaan. Bagaimana, anda ingin memelihara burung atau ikan hias? Langsung saja datang ke Pasar Burung Splendid ini.
sumber : http://wisatamalang.com

 Di kota Malang juga terdapat tempat yang merupakan sarana apresiasi budaya Jawa Timur yaitu Taman Krida Budaya Jawa Timur, di tempat ini sering ditampilkan aneka budaya khas Jawa Timur seperti Ludruk, Ketoprak, Wayang Orang, Wayang Kulit, Reog, Kuda Lumping, Sendra tari, saat ini bertambah kesenian baru yang kian berkembang pesat di kota Malang yaitu kesenian “BANTENGAN” kesenian ini merupakan hasil dari kreatifitas masyarakat asli malang.
Pendopo merupakan bagian terdepan dari susunan rumah tinggal tradisional Jawa. Sifatnya yang terbuka, monumental dan menjadi simpul massa membuat pendopo sering dijadikan sebagai tempat menerima tamu, ajang seremonial dan pertunjukan seni. Identitas rumah Jawa seringkali ditandai oleh bangunan jenis pendopo. Karena bentuknya yang monumental dan asosiatif terhadap identitas Jawa inilah pendopo sering dihadirkan sebagai fasilitas sosial budaya di Jawa atau bangunan pemerintahan yang berfungsi menerima khalayak umum.
Untuk mendapatkan hasil transformasi yang memadai maka kajian sejarah dan makna dibalik falsafah pendopo akan menjadi titik tolak dari perancangan pendopo yang bertransformasi. Kasus penerapan transformasi adalah fasilitas Taman Krida Budaya Malang. Taman Krida Budaya Malang memiliki pendopo besar sebagai fasilitas utama. Hasil penerapan transformasi menghasilkan dua pendopo baru yang mengakomodasi dua kegiatan; kegiatan urban yang cenderung bebas dan kegiatan budaya ritual yang bersifat formal. Dua pendopo ini memiliki bentuk yang berbeda karena kegiatan yang diwadahi. Pendopo luar berbentuk informal sebagai hasil transformasi dengan metode distorsi dan analogi. Sedangkan pendopo dalam berbentuk orisinal-formal sebagai cerminan asal musal pendopo. Pertimbangan sosial pada ruang perkotaan membuat fasilitas ini juga menyumbangkan ruangnya sebagai aktifitas publik yang bebas diakses selama sepanjang hari. Fasilitas budaya Jawa yang hidup sepanjang waktu dan bebas dipakai oleh semua orang adalah tujuan dari penerapan kasus transformasi Taman Krida Budaya Malang.
Taman Krida Budaya Jawa Timur yang lokasinya berada di ruas JL Soekarno Hatta merupakan tempat penyelenggaraan kegiatan Seni Budaya dan Pariwisata Jawa Timur dan Malang dan merupakan salah satu taman rekreasi di kota Malang. Taman Krida Budaya termasuk salah satu dari taman kota yang ada di Malang, hal ini dikarenakan Taman Krida Budaya lokasinya terletak di ruas Jl. Soekarno Hatta yang masih berada di kawasan Malang kota, masyarakat kota menggunakan fasilitas yang ada di Taman Krida Budaya untuk melakukan beberapa aktivitas mereka baik itu untuk rekreasi, berwisata, liburan, pameran ataupun kegiatan lainnya. Selain itu juga desain yang ada di dalam Taman Krida Budaya mendukung taman ini digolongkan dalam taman kota yakni dengan adanya tanaman-tanaman ata pepohoan seperti pohon palem dan pohon beringin yang berada di dalam kawasan taman tersebut dengan tata letak yang teratur dengan disertai beberapa bangunan baik itu yang menyerupai candi maupun beberapa ruangan yang fungsinya hampir sama seperti aula.
Sumber : http://wisatamalang.com